Bahaya Penggunaan Pampers Secara Berkelanjutan Pada Bayi - VIDMerch

VIDMerch

News for Your Lifestyle

Post Top Ad

Bahaya Penggunaan Pampers Secara Berkelanjutan Pada Bayi

Share This
VIDMerch - Pampers atau popok bayi memang merupakan salah satu kebutuhan wajib yang diperlukan oleh orang tua yang memiliki bayi. Bukan tanpa alasan, pampers memang sangat efektif sebagai perlengkapan bayi yang dapat menampung kencing atau kotoran bayi untuk sementara waktu agar bayi tetap nyaman. Selain itu, faktor kepraktisan yang dimiliki juga membuat para orang tua tak perlu kerepotan dalam mengganti atau mencucinya. Meski membawa kepraktisan dalam mengurus si kecil, namun ternyata terdapat bahaya penggunaan pampers jika digunakan secara berkelanjutan dan terus-menerus.

Bahaya Penggunaan Pampers


Bahaya Penggunaan Pampers

Beberapa Bahaya Penggunaan Pampers yang Terlalu Sering Pada Bayi


Untuk para orang tua, ada baiknya anda mengetahui beberapa dampak buruk akan penggunaan pampers yang terlalu sering dan dalam jangka yang lumayan lama agar buah hati anda terhindar dari gejala gangguan kulit dan efek buruknya berikut ini.

  • Ruam Merah



Gejala ringan akan munculnya bahaya penggunaan pampers yang pertama yakni berubahnya warna kulit si bayi menjadi agak kemerahan. Kulit yang ruam ini akan menjadi lebih parah jika penggunaan pampers terus dilanjutkan sehingga bisa berubah jadi gatal yang membuat bayi merengek terus-menerus.

  • Infeksi Saluran Kemih



Fungsi utama diaper yang berguna sebagai tempat menampung air kencing dan cairan kotoran untuk sementara waktu memang rentan menjadi penyebab penyebaran kuman dari kotoran yang tertampung tersebut. Jika anda tak mengganti pampers secara tepat waktu atau terlalu lama, hal ini akan berpotensi pada timbulnya infeksi saluran kemih pada bayi akan lebih besar. Infeksi semacam ini pada umumnya lebih sering terjadi pada bayi berjenis kelamin perempuan karena secara anatomi memang sangat memungkinkan dan rentan.

  • Alergi



Bahaya penggunaan pampers yang perlu dicermati oleh orang tua selanjutnya adalah munculnya alergi pada si bayi. Jika untuk penggunaan yang belum terlalu lama bayi terkena infeksi, hal ini bisa saja terjadi karena kulit rentan terhadap kandungan atau bahan yang digunakan pada pampers. Untuk mengatasinya, akan lebih baik jika penggunaan pampers anda hentikan agar tak terjadi alergi yang berkepanjangan.



  • Menurunnya Daya Tahan Bayi



Kandungan VOC atau Volatile Organic Compounds yang terdapat pada popok sekali pakai seperti pampers bisa mempengaruhi kekebalan bayi terhadap penyakit. Sistem imunitas tubuh yang buruk bisa memicu bayi mudah sakit dan kerap terserang infeksi kulit hingga penyakit.

  • Ruam Popok



Ruam popok ini biasanya terjadi di daerah selangkangan bayi yang cenderung lembab ataupun di daerah sekitar kulit yang bersentuhan langsung dengan bagian elastis pampers. Kulit dari daerah yang terkena ruam ini akan berwarna kemerahan atau bahkan kadang-kadang sampai lecet dan melepuh. Karena adanya pembengkakan yang terjadi, kulit yang terkena akan terasa hangat ketika disentuh.

  • Infeksi Oleh Jamur



Pampers memang menjaga kulit bayi tetap kering dengan cara menyerap cairan urin dan kotoran si bayi, akan tetapi jika penggunaan dilakukan secara terus menerus untuk jangka waktu yang lumayan lama, hal ini bisa mengakibatkan infeksi jamur pada kulit karena terlalu lembut.

Menggunakan pampers memang membuat anda sebagai orang tua jadi lebih praktis dalam mengurus si kecil. Meski begitu, anda juga tetap perlu memperhatikan sisi kesehatan buah hati anda. Perhatikan kapan pampers bayi anda perlu untuk diganti agar tak menimbulkan masalah kesehatan yang berkelanjutan dan ada baiknya anda hanya memakaikan pampers hanya saat malam hari saja agar bahaya penggunaan pampers dapat diminimalisir seoptimal mungkin.

Demikian tadi sekelumit tentang Bahaya Penggunaan Pampers Secara Berkelanjutan Pada Bayi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik dan mudah dimengerti

Post Bottom Ad