Inilah Bahan Baku Pembuatan Sabun Transparan - VIDMerch

VIDMerch

News for Your Lifestyle

Post Top Ad

Inilah Bahan Baku Pembuatan Sabun Transparan

Share This
Mengenali bahan pembuatan sabun transparan merupakan hal mutlak bagi para pelaku industri di bidang kosmetik maupun kebersihan. Bahkan jika anda yang hanya ingin membuat sebuah sabun karya anda sendiri untuk coba-coba, maka anda perlu mengenal komposisi alat kebersihan satu ini.

... atau mungkin ada alasan lain yang membuat anda penasaran pada bahan baku sabun transparan? (Jawabannya milik anda)

Untuk itulah, anda yang saat ini ingin tahu apa saja bahan baku untuk membuat sabun bening bisa membaca artikel ini sebagai wawasan atau bekal bereksperimen anda untuk membuat sabun hasil racikan anda sendiri. Pada dasarnya ada dua jenis bahan baku yang bisa anda kenali, yaitu bahan utama sabun dan bahan tambahannya.

Bahan Baku Pembuatan Sabun Transparan

Berikut ini adalah bahan baku pembuatan sabun transparan yang bisa anda pelajari :

Bahan Utama Sabun Transparan

Dalam membuat sabun transparan diperlukan bahan utama untuk membuatnya. Tidak jauh berbeda seperti sabun biasa, sabun jenis ini terdiri dari dua bahan baku utama, yaitu Minyak dan Natrium Hidroksida ( NaOH ).

  • Minyak yang bisa digunakan pada pembuatan sabun adalah minyak kelapa, minyak sawit, minyak jarak dll.
  • Natrium hidroksida (NaOH) /soda api adalah senyawa alkali yang bersifat basa dan mampu menetralisir asam. Senyawa ini berbentuk kristal putih yang berguna menyerap kelembapan dengan cepat. NaOH akan bereaksi dengan minyak membentuk sabun yang disebut dengan proses saponifikasi.


Bahan Tambahan Sabun Transparan

1. Etanol : Etil Alkohol atau Etanol berbentuk cair, jernih dan tidak berwarna. Etil alkohol  merupakan senyawa organik dengan rumus kimia C2H5OH.  Senyawa ini dalam proses pembuatan sabun digunakan sebagai pelarut karena sifatnya yang mudah larut dalam air dan lemak.

2. Asam Stearat : Disebut juga monokarboksilat, berantai panjang (C18) yang bersifat jenuh. Wujudnya dapat berbentuk cairan atau padatan. Pada proses pembuatan sabun, asam stearat digunakan untuk mengeraskan dan menstabilkan busa.

3. Gliserin : Merupakan produk samping dari reaksi hidrolisis antara minyak nabati dengan air untuk menghasilkan asam lemak. Bentuk gliserin adalah cair, jernih, tidak berbau, dan memiliki rasa manis, yang berfungsi sebagai pelembab pada kulit.

4. Coco dietanolamida (Coco-DEA) : Coco-DEA ialah dietanolamida yang terbuat dari minyak kelapa. Dalam formula sediaan kosmetik, DEA berfungsi sebagai penstabil busa dan surfaktan. Surfaktan sendiri ialah senyawa aktif penurun tegangan permukaan yang bermanfaat untuk menyatukan fasa minyak dengan fasa air.

5. Natrium Klorida (NaCl) : Nama lain dari NaCl adalah garam, yang merupakan bahan berbentuk kristal putih, tidak berwarna dan bersifat higroskopik rendah. Garam dikenal sebagai bahan yang menekan pertumbuhan mikroorganisme dalam formulasi dan komposisi bahan pembuat sabun transparan. Penambahan NaCl selain bertujuan untuk pembusaan sabun, juga untuk meningkatkan konsentrasi elektrolit agar sesuai dengan penurunan jumlah alkali pada akhir reaksi sehingga bahan-bahan pembuat sabun tetap seimbang selama proses pemanasan.

6. Gula Pasir : Jamak diketahui bahwa gula berbentuk kristal putih. Dalam proses pembuatan sabun transparan, gula pasir berfungsi untuk membantu terbentuknya transparansi pada sabun dengan cara meningkatkan kristal pada sabun.

7. Asam Sitrat : Sama seperti gula, asam sitrat memiliki bentuk kristal putih. Penambahan senyawa ini adalah sebagai agen pengelat, yaitu pengikat ion-ion logam pemicu oksidasi. Asam sitrat mampu mencegah terjadinya oksidasi pada minyak akibat pemanasan. Selain itu, asam sitrat juga dapat dimanfaatkan sebagai pengawet dan pengatur pH.

8. Pewarna : Penambahan pewarna pada proses pembuatan sabun bertujuan untuk menghasilkan produk sabun yang beraneka warna. Bahan pewarna yang dipakai adalah pewarna untuk kosmetik grade.

9. Pewangi : Tak jauh berbeda dengan pewarna, pewangi ditambahkan dalam proses pembuatan sabun untuk memberikan efek wangi pada produk sabun. Pewangi yang dipakai pada produksi sabun adalah dalam bentuk parfum dengan berbagai aroma, seperti buah-buahan, bunga, tanaman herbal dan lain-lain.

Itulah kedua bahan baku sabun transparan yang bisa kita pelajari. Dari jabaran di atas, kita bisa mengenal apa saja bahan-bahan penyusun sabun yang biasa kita pakai sehari-hari, khususnya anda yang suka memakai sabun transparan. Selain itu, pengetahuan dasar tentang sabun ini semoga dapat membantu anda menjawab teka-teki mengapa sabun bisa berbentuk padat.

Salam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik dan mudah dimengerti

Post Bottom Ad